Patung Air Mancur Malah Dijadikan MCK
0 comments

NEW LONDON - Pemerintah setempat New London terpaksa mematikan air mancur pada saat akhir pekan, hal tersebut dilakukan karena banyak yang menggunakannya sebagai toilet pada hari libur tersebut.
Patung air mancur dengan bentuk ekor ikan paus tersebut, baru saja diresmikan sebulan yang lalu.
Dewan Kota Michael Buscetto III mengatakan bahwa sejak air mancur tersebut dibuka, polisi menerima banyaknya laporan bahwa air mancur tersebut sering digunakan untuk buang air kecil, buang air besar dan juga mandi.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa air mancur tersebut juga terkadang digunakan untuk mencuci luka dari para warga yang terluka.
Seperti dilansir Associated Press, Rabu (8/6/2011), Manajer Kota Denis Rose mengatakan bahwa kini kepolisian tengah mencari cara agar bisa mengawasi air mancur tersebut.(rhs)
Patung air mancur dengan bentuk ekor ikan paus tersebut, baru saja diresmikan sebulan yang lalu.
Dewan Kota Michael Buscetto III mengatakan bahwa sejak air mancur tersebut dibuka, polisi menerima banyaknya laporan bahwa air mancur tersebut sering digunakan untuk buang air kecil, buang air besar dan juga mandi.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa air mancur tersebut juga terkadang digunakan untuk mencuci luka dari para warga yang terluka.
Seperti dilansir Associated Press, Rabu (8/6/2011), Manajer Kota Denis Rose mengatakan bahwa kini kepolisian tengah mencari cara agar bisa mengawasi air mancur tersebut.(rhs)
Follow @yafi_blog
![]()
- Jika Artikel ini menarik, sebarkan di TWITTER dan FACEBOOK kamu, hanya dengan KLIK tombol Dibawah!
Kamu sedang membaca informasi tentang Patung Air Mancur Malah Dijadikan MCK dan Kamu bisa menemukan artikel ini dengan alamat url: http://yafi20.blogspot.com/2011/06/patung-air-mancur-malah-dijadikan-mck.html Kamu juga boleh menyebarluaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel ini sangat bermanfaat bagi teman-teman kamu, Namun jangan lupa untuk meletakkan link Patung Air Mancur Malah Dijadikan MCK sebagai sumbernya . Terima Kasih




Artikel Sebelumnya


0 komentar Untuk Posting Ini
Berkomentar Disini