Menjual Berbagai Produk Kecantikan dan Kosmetik
Pasang Iklan Murah Disini 940 X 70 cuma 150rb
Pasang Iklan Murah Disini 940 X 70 cuma 150rb

Info Unik-Aneh-Foto-Gokil-Lucu-Misteri

Sumpit Dayak Lebih Ditakuti dari pada Peluru

0 comments
PADA zaman penjajahan di Kalimantan dahulu kala, serdadu Belanda bersenjatakan senapan dengan teknologi mutakhir pada masanya, sementara prajurit Dayak umumnya hanya mengandalkan sumpit. Akan tetapi, serdadu Belanda ternyata jauh lebih takut terkena anak sumpit ketimbang prajurit Dayak diterjang peluru.


Penyebab yang membuat pihak penjajah gentar itu adalah anak sumpit yang beracun. Sebelum berangkat ke medan laga, prajurit Dayak mengolesi mata anak sumpit dengan getah pohon ipuh atau pohon iren. Dalam kesenyapan, mereka beraksi melepaskan anak sumpit yang disebut damek.
http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2009/02/19/0822582p.JPG
"Makanya, tak heran penjajah Belanda bilang, menghadapi prajurit Dayak itu seperti melawan hantu," tutur Pembina Komunitas Tarantang Petak Belanga, Chendana Putra, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (2/6/2011).

Tanpa tahu keberadaan lawannya, tiba-tiba saja satu per satu serdadu Belanda terkapar, membuat sisa rekannya yang masih hidup lari terbirit-birit. Kalaupun sempat membalas dengan tembakan, dampak timah panas ternyata jauh tak seimbang dengan dahsyatnya anak sumpit beracun.

Tak sampai lima menit setelah tertancap anak sumpit pada bagian tubuh mana pun, para serdadu Belanda yang awalnya kejang-kajang akan tewas. Bahkan, bisa jadi dalam hitungan detik mereka sudah tak bernyawa. Sementara, jika prajurit Dayak tertembak dan bukan pada bagian yang penting, peluru tinggal dikeluarkan. Setelah dirawat beberapa minggu, mereka pun siap berperang kembali.

Penguasaan medan yang dimiliki prajurit Dayak sebagai warga setempat tentu amat mendukung pergerakan mereka di hutan rimba.

"Karena itu, pengaruh penjajahan Belanda di Kalimantan umumnya umumnya hanya terkonsentrasi di kota-kota besar tapi tak menyentuh hingga pedalaman," Chendana.

Tak hanya di medan pertempuran, sumpit tak kalah ampuhnya ketika digunakan untuk berburu. Hewan-hewan besar akan ambruk dalam waktu singkat. Rusa, biawak, atau babi hutan tak akan bisa lari jauh. "Apalagi, tupai, ayam hutan, atau monyet, lebih cepat lagi," katanya.

Bagian tubuh yang terkena anak sumpit hanya perlu dibuang sedikit karena rasanya pahit. Uniknya, hewan tersebut aman jika dimakan. "Mereka yang mengonsumsi daging buruan tak akan sakit atau keracunan," kata Chendana.

Baik hewan maupun manusia, setelah tertancap anak sumpit hanya bisa berlari sambil terkencing-kencing.

"Bukan sekadar istilah, dampak itu memang nyata secara harfiah. Orang atau binatang yang kena anak sumpit, biasanya kejang-kejang sambil mengeluarkan kotoran atau air seni sebelum tewas," tambah Chendana.

sumber : http://regional.kompas.com/read/2011/06/02/14431016/Sumpit.Dayak.Lebih.Ditakuti.Dari.Peluru

  • Jika Artikel ini menarik, sebarkan di TWITTER dan FACEBOOK kamu, hanya dengan KLIK tombol Dibawah!

Artikel Menarik Lainnya:



Kamu sedang membaca informasi tentang Sumpit Dayak Lebih Ditakuti dari pada Peluru dan Kamu bisa menemukan artikel ini dengan alamat url: http://yafi20.blogspot.com/2011/06/sumpit-dayak-lebih-ditakuti-dari-pada.html Kamu juga boleh menyebarluaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel ini sangat bermanfaat bagi teman-teman kamu, Namun jangan lupa untuk meletakkan link Sumpit Dayak Lebih Ditakuti dari pada Peluru sebagai sumbernya . Terima Kasih

0 komentar Untuk Posting Ini

Berkomentar Disini

Silahkan Berkomentar Disini..

Apabila ada yang Ingin anda sampaikan kepada Admin, Silahkan anda sampaikan melalui kotak komentar ini. Baik Itu Keluhan, Lapor Link Gambar yang Rusak, Kritik dan Saran dan Lain-lain.

Nanti saya akan menjawabnya..

Pengunjung Yang Baik Adalah Pengunjung yang Berkomentar Dengan Kata-kata Yang Baik Dan Sopan...

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG..!