Penelitian: Wanita Berkumis Beresiko Gangguan Kesuburan

Wanita Berkumis Beresiko Gangguan Kesuburan - Bercerminlah, lalu perhatikan lapisan kulit di sekitar mulut dan perut. Apakah tumbuh rambut-rambut halus di sana? Sebuah studi menunjukkan bahwa tumbuhnya rambut halus di sekitar wajah dan perut wanita menandakan adanya kelebihan hormon pria.


Pertumbuhan rambut halus berlebihan pada wanita, yang dikenal sebagai hirsutisme, ini tak sekadar mengganggu estetika. Namun, kondisi ini bisa menjadi petunjuk masalah kesehatan yang cukup serius.

Kelebihan hormon pria yang terjadi terkait erat dengan sindrom ovarium polikistik atau PCOS, penyebab utama infertilitas serta faktor risiko yang signifikan untuk diabetes dan penyakit jantung. PCOS adalah subkategori kelebihan hormon androgen atau hormon pria, yang memengaruhi sekitar 10 persen wanita.

"Jika Anda melakukan matematika, setidaknya setengah dari wanita dengan pertumbuhan rambut yang berlebihan akan meningkatkan risiko resistensi insulin, disfungsi metabolik, diabetes dan penyakit jantung. Itu sebabnya kondisi ini (hirsutisme) menjadi sebuah penanda penting," kata Azziz.

Dalam studinya, Azziz menganalisis 1.116 pasien wanita di Universitas Alamabama, Birmingham, dari 1987-2002, dan 836 pasien wanita di Pusat Kesehatan Cedars-Sinai di Los Angeles dari 2003-2009. Seluruh wanita yang ia libatkan memiliki gejala kelebihan hormon androgen atau hormon laki-laki.

"Kami ingin menemukan cara untuk mengidentifikasi masalah wanita seakurat mungkin," kata Dr Ricardo Azziz, pakar endokrinologi reproduksi sekaligus Rektor Georgia Health Science University, seperti yafi blog kutip dari Science Daily. "Kami percaya pendekatan ini 80 persen akurat."

0 Response to "Penelitian: Wanita Berkumis Beresiko Gangguan Kesuburan"

Poskan Komentar