Mata Turis Buta Usai Minum Arak di Bali


Mata Turis Buta Usai Minum Arak di Bali - Sebuah imbauan penting disampaikan dokter kepada wisatawan yang akan menikmati keindahan Pulau Bali. Ada bahaya yang mengintai mereka, dalam bentuk arak yang tercemar metanol.
Seperti dimuat situs Perth Now, Jumat 3 Agustus 2012, imbauan menyusul insiden yang menimpa seorang turis Amerika yang mengalami kerusakan permanen pada penglihatannya akibat arak oplosan itu.

Remaja 19 tahun itu mengalami keracunan metanol alias spiritus saat menenggak delapan hingga 10 gelas minuman gratis, campuran arak dan jus buah, di sebuah bar di Denpasar, Bali.

Metanol adalah bentuk alkohol paling sederhana yang biasa digunakan sebagai bahan pendingin anti beku, pelarut, bahan bakar dan sebagai bahan additif bagi etanol industri. Bila dikonsumsi, metanol bisa menimbulkan kebutaan, koma, bahkan meninggal dunia.

Korban tak langsung mengetahui ia menjadi korban keracunan metanol. Ia ambruk sekitar 35 jam kemudian, menderita sesak nafas dan gangguan penglihatan setibanya di Selandia Baru, untuk meneruskan jalan-jalan.

Korban lantas dirawat di instalasi gawat darurat Christchurch Hospital. Sayangnya penglihatannya terus memburuk dalam waktu empat minggu.

Dokter gawat darurat Christchurch Hospital Dr Paul Gee dan Dr Elizabeth Martin mengatakan, penyebab keracunan memang karena metanol.

Para dokter yang menguraikan kasus ini dalam jurnal Kedokteran Darurat Australasia. "Kebanyakan pasien mengeluhkan rasa gelisah, sakit kepala, mual, muntah dan kelemahan," kata para dokter.

Juga gejala visual. "Termasuk penglihatan kabur, bintik-bintik, fotofobia dan kebutaan parsial, paling parah adalah kehilangan penglihatan."

Arak di Indonesia biasanya dibuat dari legen, tebu, aren kelapa, juga beras yang diproduksi secara komersial dan ilegal.

Meski namanya sama-sama arak, minuman ini berbeda dengan yang ada di Timur Tengah yang sama sekali tak beralkohol dan beraroma adas.

"Kasus ini menyoroti risiko mengkonsumsi alkohol yang tidak jelas di Asia Tenggara," kata penulis.

Bukan yang pertama

Itu bukan kali pertamanya turis menjadi korban keracunan metanol. Kasus tersebut mirip dengan insiden tahun 2011 lalu di mana suster asal Australia mengalami kerusakan otak dan gagal ginjal setelah minum arak dicampur buah-buahan yang terkenal dengan nama jungle juice. Ia bahkan sempat mengalami koma.

Jamie Johnston dari Newcastle, tanpa sadar meminum alkohol bercampur metanol di malam terakhirnya liburan di Lombok. Ia kemudian jatuh tak sadarkan diri dan tak bisa berjalan setelah mengalami kerusakan otak. Johnston lalu diterbangkan dari Bali menuju Royal Darwin Hospital.

Metanol sebelumnya juga menyebabkan tewasnya turis asing pada tahun 2009 di Bali.

0 Response to "Mata Turis Buta Usai Minum Arak di Bali"

Posting Komentar