3 Gangguan Kesehatan Akibat Kelamaan Nginap di Hotel

body { background-color: #ffffff; color: #333333; } body, p, ol, ul, td { font-family: verdana, arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; } pre { background-color: #eeeeee; padding: 10px; font-size: 12px; } a { color: #000; } a:visited { color: #666; } a:hover { color: #fff; background-color:#000; }
-->
Liburan memang menyenangkan. Akan tetapi menghabiskan waktu terlalu lama di hotel ternyata menyimpan beberapa risiko kesehatan. Apa saja? Simak selengkapnya berikut inin 3 Gangguan Kesehatan Akibat Kelamaan Nginap di Hotel seperti yang dilansir dari Medical Daily

1. Kanker dan kemandulan
Produk pembersih yang digunakan untuk mensterilkan kamar hotel memang diperlukan untuk mencegah bakteri tumbuh berkembang biak. Namun senyawa kimia dalam produk tersebut kebanyakan bersifat karsinogen atau menimbulkan kanker. Bukan cuma itu, menghirup produk pembersih hotel juga bisa meningkatkan risiko mandul dan bayi lahir cacat.

2. Masalah pernapasan
Meskipun tak tampak oleh mata, adanya jamur di kamar hotel (khususnya kamar mandi) ternyata berdampak buruk bagi organ dalam tubuh. Para ahli kesehatan pun memperingatkan bahwa jamur tersebut berkaitan erat dan masalah pernapasan, seperti batuk, bersin, dan kesulitan bernapas bagi sebagian besar orang. Tak heran jika wisatawan kebanyakan langsung menderita flu setelah pulang dari liburan.


3. Radang paru-paru

Menginap terlalu lama di hotel bisa meningkatkan risiko radang paru-paru atau pneumonia yang berakibat fatal. Masalah kesehatan tersebut umumnya disebabkan oleh infeksi yang menyebar melalui air, entah itu dari AC, mesin es batu, sampai air di kamar mandi. 

0 Response to "3 Gangguan Kesehatan Akibat Kelamaan Nginap di Hotel"

Posting Komentar